Terduga Teroris Pengincar Jokowi Mulai Tertutup Setahun Lalu - Terduga teroris IM yang diduga mengincar rombongan Presiden Jokowi di Cirebon pada Senin 18 September 2017 saat meresmikan Festival Keraton Nusantara XI, ditetapkan menjadi tersangka.
Polisi bersama Densus 88 menggeledah kediaman IM dan menemukan sejumlah alat bukti yang menguatkan IM menjadi tersangka.
IM dinilai warga sekitar sudah berubah sejak setahun lalu. Dia dan istrinya memiliki kelompok pengajian sendiri di rumahnya di Desa Burujul Wetan RT 02 RW 12 Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka sejak sekitar 2006.
"Kalau dia (IM) sendiri aslinya orang Bantarujeg," kata Kepala Desa Burujul Wetan, Thomas Setiawan, Rabu (20/9/2017).
Setelah menikah, IM dan istrinya kemudian tinggal di rumah yang saat ini dihuni. Ada tiga keluarga yang tinggal di rumah itu, yaitu IM dan istrinya, keluarga kakaknya, dan ibu mertua IM.
Setiawan mengaku tidak ada yang mencurigakan dari gerak-gerik maupun sikap IM dan istrinya. Bahkan, IM dan istri suka membaur dengan tetangga dan warga seperti biasa. IM pun sempat bekerja di sebuah minimarket di Jatiwangi. Setelah itu, dia pindah dan menjadi sales obat di Cirebon.
"Bolak-balik, Jatiwangi-Cirebon setiap hari," kata Setiawan.
Perubahan baru dirasakan sekitar setahun terakhir. Terutama sejak istrinya berubah penampilan menggunakan cadar.
Setiap IM menggelar pengajian, tidak ada warga sekitar yang ikut. Rata-rata, kata dia, yang ikut pengajian berasal dari luar Kabupaten Majalengka, seperti Jakarta dan Lampung.

"Karena sering bolak-balik Jatiwangi-Cirebon, warga akhirnya menjadi terbiasa tidak melihat IM dalam kehidupan sehari-harinya. Kadang pulangnya malam atau bahkan tidak pulang sama sekali, ya warga juga tidak tahu kalau ternyata dia (IM) terduga teroris," kata Setiawan.




No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.