Berita Indonesia Terlengkap & Mantap

Informasi Berita berdasarkan Fakta

AGUNGPOKER-AGENPOKERTERPERCAYA
AGUNGPOKER-AGENPOKERTERPERCAYA

Breaking

Wednesday, November 8, 2017

Ketika KRL Tak Ramah kepada Balita

Ketika KRL Tak Ramah kepada Balita -  Terdengar suara tangis anak kecil di tengah gerbong umum kereta listrik (KRL) jurusan Bekasi-Manggarai, Rabu 8 November pagi. Gerbong memang sedang penuh, terlebih saat itu merupakan jam sibuk KRL menuju Ibu Kota.




Tangis tersebut berasal dari seorang anak tiga tahun yang tengah digendong sang ayah. Mereka naik dari Stasiun Kranji, Bekasi, pukul 07.05 WIB. Saat memasuki gerbong, posisi bapak dan anak laki-lakinya itu berada di tengah-tengah antara dua pintu masuk.


Sang ayah pun tak berdaya walau hanya sekedar meraih besi pegangan tangan. Kedua tangannya terus memegang badan anaknya yang dibalut kain gendongan.

Saat kereta berhenti di Stasiun Cakung, Jakarta Timur, badan sang ayah kembali terdorong maju dan tertahan oleh penumpang di depannya. Saat kereta mulai bergerak kembali, si bapak hanya berusaha menjaga keseimbangan agar dia dan anaknya tak terjatuh ke penumpang lainnya.

Namun saat bersenggolan dengan penumpang lainnya, anaknya mulai rewel dan menangis memanggil ibunya.

"Mama, mama," ucap si anak.

Sang bapak langsung menenangkannya dengan berkata mereka secepatnya akan bertemu dengan ibu. Setiap stasiun arah Manggarai, seperti Stasiun Kelender Baru, Buaran, Klender penumpang juga semakin bertambah yang menyebabkan bapak dan anak ini semakin terdorong ke penumpang lainnya.

Dia lalu memberikan ponselnya kepada si anak agar tenang di antara desakan penumpang lainnya. Sesekali si anak diam, namun ada kalanya dia kembali rewel. Terutama saat kereta berhenti ataupun bergerak.

Melihat kejadian itu, beberapa penumpang langsung berinisiatif menanyakan kepada penumpang lainnya yang duduk untuk bertukaran dengan bapak dan anaknya itu. Namun, tak satupun dari mereka menggubris permintaan tersebut.

"Ada yang masih muda enggak? Kasihan ini bapak-bapak gendong anak kecil," ucap beberapa penumpang saling bergantian.



Pertanyaan yang sama itupun beberapa kali dilontarkan saat si anak mulai rewel karena berhenti di beberapa stasiun sebelum tujuan akhirnya keduanya di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan.

"Bentar lagi kita sampai ya, nanti ketemu mama," kata si bapak dalam perjalanan dari Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur ke Manggarai, masih dalam KRL.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.