Aktivitas Vulkanik Gunung Agung Masih Tinggi, Dalam 6 Jam Terjadi 230 Gempa - Gunung Agung di Karengasem, Bali terus menunjukkan peningkatan aktivitas vulanik. Sedari pagi hingga siang ini, tercatat oleh alat PVMBG, terjadi 230 kali gempa di gunung setinggi 3.031 meter di atas permukaan laut (MDPL) tersebut.

Tim PVMBG di Pos Pengamatan Gunungapi Agung, I Nengah Wardana, merinci gempa yang terjadi sejak pukul 06.00-12.00 Wita tadi. Dari 230 gempa, 22 di antaranya gempa vulkanik dangkal dengan durasi 6-11 detik per gempa. Kemudian 176 kali gempa vulkanik dalam berdurasi 7-35 detik, dan gempa tektonik lokal sebanyak 32 kali dengan berdurasi 36 hingga 89 detik per gempanya.
"Sampai saat ini secara kesimpulan status Gunung Agung masih Siaga. Ada tiga gempa yang geterannya dapat dirasakan masyarakat," kata I Nengah Wardana saat dikonfirmasi, Jumat (22/9/2017).
Jumlah tersebut meningkat dibanding periode pengamatan pada pukul 00.00 hingga 06.00 Wita tadi, yang hanya terjadi 190 kali gempa. Pada Kamis 21 September 2017 kemaren, warga juga sempat merasakan gempa keras sehingga banyak yang menyelamatkan diri keluar rumah. Kejadian itulah yang membuat warga memutuskan untuk mengungsi.
Status Gunung Agung meningkat menjadi Siaga sejak Senin 18 September 2017. Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri langsung menetapkan status Tanggap Darurat Bencana hingga 14 hri ke depan, dari 18 September sampai 1 Oktober 2017.



No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.